Islam Itu Indah

Miqot

Miqat / Miqot adalah batas bagi dimulainya Ibadah Haji atau Umrah (batas-batas yang telah ditetapkan). Apabila melintasi Miqat, seseorang yang ingin mengerjakan Haji atau Umrah perlu mengenakan kain Ihram dan melakukan Niat.

Miqat secara harfiah berarti batas yaitu garis demarkasi atau garis batas antara boleh atau tidak,atau perintah mulai atau berhenti, yaitu kapan mulai melapazkan Niat dan maksud melintasi batas antara Tanah Biasa dengan Tanah Suci.

Sewaktu memasuki Tanah Suci itulah semua jama’ah harus berpakaian Ihram dan mengetuk pintu perbatasan yang dijaga oleh penghuni – penghuni surga. Ketuk pintu atau salam itulah yang harus diucapkan Talbiyah dan keadaan berpakaian Ihram.

Miqat yang dimulai dengan pemakaian pakaian ihram harus dilakukan sebelum melintasi batas yang dimaksud. Miqat dibedakan atas dua macam yaitu :  Miqat Zamani (batas waktu) dan Miqat Makami (batas letak tanah).

|

JENIS MIQOT

1.

Miqat ZAMANI –  Batas yang ditentukan berdasarkan waktu:Miqat Zamani disebut dalam Al-Qur’an dalam surat Al-Baqarah ayat 189 dan 197.

-  Ayat pertama menjelaskan kedudukan bulan sabit sebagai tanda waktu bagi manusia dan Miqat bagi jama’ah haji.

-  Ayat kedua menegaskan, bahwa yang dimaksud dengan Bulan – Bulan Haji atau waktu haji adalah beberapa bulan tertentu.

Para Ulama sepakat bahwa bulan yang dimaksud adalah bulan Syawal, Zulkaidah dan Zulhijah. Yaitu mulai dari tanggal 1 syawal s/d 10 Zulhijah. yang jumlah keseluruhannya adalah 69 hari. akan tetapi untuk bulan Zulhijah masih ada perbedaan pendapat apakah seluruh atau sebagian saja.

-  Bagi Haji, Miqat bermula pada bulan Syawal sampai terbit fajar tanggal 10 Zulhijah  yaitu ketika Ibadah Haji dilaksanakan.

-  Bagi Umrah, Miqat bermula pada sepanjang tahun pada waktu Umrah dapat dilakukan.

|

2.

Miqat MAKANI –  Batas yang ditentukan berdasarkan tempat.Semua Miqat ditetapkan langsung oleh Nabi sebagaimana disebutkan disebutkan dalam hadis-hadis Bukhari, Muslim dll. Namun untuk miqat Zatu Irqin terdapat dua riwayat. Menurut Bukhari miqat ini ditetapkan oleh Umar bin Khatab, sedangkan menurut riwayat Abu Daud miqat ini ditetapkan oleh Rasulallah.

Ada lima tempat agak jauh dari Kota Suci Makkah yang peziarah tidak boleh menyeberang sebelum mereka berada dalam keadaan Ihram jika mereka bermaksud untuk memasuki Masjid Al-Haram untuk Haji atau Umrah.  Batas-batas disebut Miqats dan Lima Batas telah ditentukan oleh Nabi Muhammad.  Beberapa ditambahkan kemudian untuk kenyamanan peziarah dari India dan tempat asal lebih ke timur. ( LIHAT PETA )

|

1.  Dhu’l-Hulayfah  –  (450km)

Masjid Zulhulaifah sekitar 9 kilometer dari Madinah dan sekitar 450 kilometer dari Makkah. Miqat bagi para jemaah yang datang dari arah Madinah menuju ke Makkah untuk menunaikan umrah ataupun haji. Juga dikenali dengan nama Bir Ali.

|

2.  AL-JUHFAH  –  (187km)

Al-Juhfah (sebelumnya Mahya’ah) adalah salah satu dari lima Miqat Makani dalam berhaji yang biasa digunakan penduduk Arab Saudi bagian utara dan negara-negara Afrika Utara dan Barat, serta penduduk negeri Syam (Lebanon, Yordania, Syiria, dan Palestina). Miqat ini terletak 22 km tenggara kota Rabigh.

|

3.  DZATU ERQ / Dhat Irq / ZATU IRQIN  –  (94km)

Miqat ini adalah sekitar 85 kilometer menuju sisi timur laut Mekah. Ini adalah miqat bagi rakyat Iran, Irak dan bagi mereka yang datang dari arah itu.

|

4.  YALAMLAM  –  (54km)

Yalamlam adalah sebuah kota di Provinsi Mekkah Arab Saudi di Lembah Yalamlam. Ini terletak 125 km Tenggara Mekah dan 125 km Timur Jeddah Saudi Aramco Kilang. Para peziarah yang datang dari negara-negara timur Yaman,

  • Indonesia,
  • Singapore,
  • Malaysia. dll

|

5.  QORNUL MANAZIL  –  (94Km)

Qarn al-Manazil : Miqat ini adalah tempat yang berbukit sekitar 90 kilometer di sebelah timur Makkah. Ini adalah miqat bagi penduduk Nejd atau bagi mereka yang datang dari arah itu.

.

.

|

6. Bagi mereka yang tinggal di Makkah.

Tempat untuk Ihram Haji adalah Makkah itu sendiri (rumah sendiri). Untuk Umrah ialah keluar dari tanah Haram Makkah yaitu sebaiknya.  Miqat di Ji’ranah  –  ( 22km ) atau  Tan’eim atau Hudaibiyah –  ( 5km )

.

.

.

.

.

|

▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬ஜ۩۞۩ஜ▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬
SEMOGA BERMANFA’AT  —  ALHAMDULILLAH
▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬ஜ۩۞۩ஜ▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬

Artikel Lainnya :

Belum ada komentar.

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: