Islam Itu Indah

7 tips langgengnya pasangan

بِسْــــــــــــــمِ اللهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْـــــمِ

7 TIPS LANGGENGNYA PASANGAN

.

Menikah adalah komitmen, terikat hanya dengan satu orang sebagai pasangan untuk seumur hidup. Ini yang membuat banyak orang berpikir, jika sudah menikah, sisi menarik kehidupan pun memudar.

Padahal, ada banyak cara yang bisa dicoba agar anda berdua bisa tetap menjadi pasangan yang kuat dan dengan begitu bisa mengantisipasi masa-masa sulit sehingga hidup pun tak tampak begitu “kelabu” lagi.

Anggaplah perkawinan sebagai satu perjalanan, tapi yang ini berupa perjalanan yang berlangsung seumur hidup. Untuk itu, bersiap-siaplah layaknya anda siap-siap waktu mau mengadakan perjalanan jauh. Segalanya jadi lebih mudah, kan, jika lebih dulu di persiapkan ?

Sebenarnya dasar-dasar pemikiran perkawinan cukup mudah, kok. Yaitu berbagi pandangan tentang keluarga, basis ekonomi, dan seabreg humor. Tentu saja anda juga akan memerlukan seksualitas, spiritual, dan moral. Juga satu hal yang tak bakal lupa dibawa sebanyak mungkin adalah cinta kasih supaya tak kehabisan bensin di tengah jalan.

Baru sesudah itu, diperlukan sejumlah kiat agar anda dan suami sama-sama kuat dan pandai dalam menghadapi masa-masa krisis, yang pasti ada di setiap perkawinan.

Nah, setelah daftar keperluan sudah ada, kini anda bisa berkemas dengan dua cara yang bijaksana: membawa kedua sifat dan kepribadian masing-masing untuk mempertahankan bahtera perkawinan jika di hantam badai konflik dan juga sikap yang dapat membuat perjalanan perkawinan tetap menarik.

|

Ketika muncul konflik, kedua belah pihaak biasanya cendrung emosional, disaat justru harusnya berfikir rasional. Nah,kalau ingin berkemas dengan tepat, berarti juga harus membawa tiga sikap yang mempermudah diskusi tiap kali ada konflik.

Yang pertama

Adalah pertemuan dengan pasangan. Bukan sekedar bertemu sebentar di meja makan, lo. Tapi lebih mirip meeting sungguhan. Lakukan secara teratur sehingga bisa dimanfaatkan sebagai alternatif mencari solusi.

Yang penting, anda dan suami dapat membahas segala permasalahan keluarga, tanpa diganggu anak-anak, televisi, dan lain-lain.

Pembicaraan santai serupa biasanya sangat manjur untuk menyelesaikan segala problem karena dapat menghilangkan suasana emosinal. Debat kusir percuma pun dapat dihindari. Tak berarti tiap kali pertemuan, harus selalu ada masalah baru untuk dibahas, tapi bisa juga berupa ngobrol biasa, atau melanjutkan bahasan pertemuan sebelumnya.

Acara rutin begini dapat membuat anda sadar, betapa sebenarnya anda berdua tengah mengolah sebuah perusahaan yang sangat rumit. Sayangnya, inilah kenyataan yang sering terluput dari perhatian karena kesibukan sehari-hari.

Yang kedua

adalah gaya atau cara berkomunikasi. Bagaimana cara anda membahas masah-masalah perkawinan, terkadang jauh lebih penting dari apa yang anda ucapkan. Contohnya gantilah kata kamu dengansaya, untuk menghindari kalimat yang seolah bermaksud sekadar mencari kambing hitam.

Saya jadi kawatir kalau kamu pulang terlambat dan tidak telepon kerumah. Itu, kan, kedengarannya lebih enak dari pada kalimat tajam semisal, kamu, kok, nggak tanggung jawab, sih ?. Kalau telat pulang, telepon, dong !

Akhirnya, cobalah juga untuk menciptakan atmosfir fisik dan verbal yang sehat. Artinya, jangan sampai pernah ada bentuk pelecehan diantara anda. Baik yang langsung secara fisik maupun verbal yang berupa kata-kata menusuk. Coba, deh, renungkan, pernahkah satu masalah benar-benar tuntas dengan cara memecahkan perabot rumah ?

Nah, dengan mencoba trik di atas, dijamin bahtera perkawinan anda siap melewati badai yang seperti apa pun. Selain itu ada 7 Tips Langgeng nya pasangan yang dapat di terapkan … Insya Allah

|

7 Tips Langgeng nya pasangan

  • Jangan sekali-kali memandang pasangan dengan kesempurnaan, pandanglah apa adanya, karena pasanganmu bukanlah manusia yg sempurna.
  • Dengarkan pasangan anda ketika berkeluh kesah, jangan cuek.
  • Ketika pasangan anda curhat maka sebetulnya ia sedang menghormati dan mempercayai anda sebagai tempat curhatnya.
  • Bersikap sederhana dalam membangun hubungan, jangan terlalu berlebihan dalam mencintai yang bisa mengakibatkan terganggunya interaksi sosial (bermasyarakat). berlebihan dalam mencintai juga bisa mnimbulkan malasnya menuntut ilmu setelah menikah, lebih mementingkan pasangannya dan melupakan kewajiban menuntut ilmu.
  • Jangan pandang harta, letakkan harta di bawah hubungan.
  • Sering saling lempar senyum.
  • Sensitif terhadap kondisi pasangan, usahakan untuk mengetahui keinginan pasangan sehingga bisa menyiapkan apa2 yg ia inginkan sebelum meminta.

|

Jika terjadi percekcokan jangan biarkan percekcokan meluas. Jangan bawa2 orang lain dalam masalah keluarga kecuali sudah tidak bisa menyelesaikan masalahnya sendiri, carilah penengah yang dapat dipercaya dan mengetahui ilmu agama.

6 sifat yang harus dijauhi dalam berumah tangga

yang bisa menyebabkan binasanya keutuhan cinta dan kasih sayang dalam rumah tangga :

  • Cemburu buta
  • Pelit
  • Dusta
  • Kekerasan dalam rumah tangga (fisik/nonfisik)
  • Bosan
  • Campur tangan orang lain dalam setiap masalah intern keluarga.

|

Bila dua hati dah terjalin
Selamatlah pengantin kami doakan
Semoga ridha Allah bersinar selalu
Tanda bermula bahtera hidup

Dalam melayari bahtera rumahtangga
Ada masa tenang dan masa gelisah
Jangan nafsu diikuti terus
Sabar dan kemaafan itu perlu

Beginilah rasa manusia
Tak lari dari ketentuan Ilahi
Suami ketua isteri pembantu
Melangkah hidup saling berpadu
Susah dan senang hadapi bersama
Semoga kekal ke anak cucu

Semoga kekal hingga ke syurga

|

Salam ukhuwah uhibbukum fillah

|

|

Sumber :  http://www.tabloidnova.com/

Artikel Terkait :

▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬ஜ۩۞۩ஜ▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬
SEMOGA BERMANFA’AT  —  ALHAMDULILLAH
▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬ஜ۩۞۩ஜ▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬

Artikel Lainnya :

Februari 2, 2012 - Posted by | Kata Mutiara, Pendidikan, Pria Remaja, Suami Istri, Wanita Remaja | , , , , , , , , , , ,

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: