Islam Itu Indah

Memakan Harta Sesamamu

بِسْــــــــــــــمِ اللهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْـــــمِ

JANGANLAH MEMAKAN HARTA SESAMAMU

.

Godaan harta ini akan datang dari berbagai sisi. Di antaranya adalah dari cara mencarinya. Dari sisi ini, sebenarnya Allah telah mensyariatkan berbagai cara dalam mendapatkan harta, yang semuanya dibangun di atas keadilan dan jauh dari perbuatan zalim, jahat, atau menyakiti orang lain.

Maka orang-orang yang bertakwa kepada Allah l tentu akan senantiasa memerhatikan batasan-batasan syariat dalam mendapatkannya. Jauh dari unsur riba, judi, dan bentuk-bentuk kezaliman lainnya, yang semuanya termasuk dalam bentuk memakan harta orang lain dengan cara yang batil.

Mereka mengetahui bahwa hal ini dilarang oleh Allah, di antaranya dalam firman-Nya:

Wahai orang yg beriman! Janganlah kamu saling memakan harta sesamamu dengan jalan yang batil (tidak benar), kecuali dalam perdagangan yg berlaku atas dasar suka sama suka di antara kamu” (QS. An Nisa 4 : 29)

Rasulullah bersabda,

Perhatikanlah! Aku tidak lain adalah seorang manusia seperti kalian. & mungkin terjadi bahwa ketika seseorang meminta keadilan kpdku, karena kefasihannya berbicara maka aku memutuskan harta itu miliknya

Godaan karena harta ini juga bisa datang dari sisi perhatian dan keinginan seseorang terhadapnya. Sehingga sebagian orang ada yang keinginannya terhadap harta membuat dirinya berambisi terhadapnya.

Hal ini membuat kesibukannya hanyalah untuk mencari dunia. Dari saat memulai aktivitasnya setelah bangun tidur sampai dia kembali ke rumahnya untuk beristirahat, yang dipikirkannya hanyalah dunia.

Tapi jika harta itu ternyata bukan miliknya, maka keputusanku tidak akan menjadikannya menjadi miliknya di hadapan ALLAH, Ketahuilah bahwa itu tidak lain melainkan sepotong api, maka jika dia mau silahkan makan api itu, atau tinggalkanlah!
(HR Bukhari)

Di saat duduk, berdiri, maupun berjalan, yang di hatinya hanyalah mencari dunia. Bahkan saat tidurnya pun yang diimpikan adalah mencari dunia. Lebih dari itu, saat shalat pun pikirannya dipenuhi dengan dunia. Seakan-akan dirinya diciptakan untuk sekadar mencari dunia.

Orang yg memberi suap, yg menerima suap & perantaranya adalah sama, & keduanya adalah terkutuk” (Tirmizi)

Padahal dengan perhatian dan keinginan yang berlebihan hingga melalaikan akhirat seperti itu, seseorang tidak akan mendapatkan rezeki kecuali yang telah Allah tetapkan untuk dirinya.

Barangsiapa di antara kalian yg kami tugaskan untuk suatu pekerjaan (urusan), lalu dia menyembunyikan dari kami sebatang jarum atau lebih dari itu, maka itu adalah ghulul (harta korupsi) yg akan digantungkan dilehernya pada hari Qiamat” (HR Muslim)

Maka orang yang demikian keadaannya, tentunya adalah orang yang tertipu serta terjatuh pada godaan dunia. Sehingga dia memusatkan seluruh pikiran dan kesibukannya untuk dunia. Dia menjadikan dunia bersemayam di hatinya sehingga melalaikan dia dari beribadah kepada Allah

|

Lalu bagaimana pandangan Islam tentang Harta ?

Beberapa dalil yang berkaitan dg harta dan keturunannya.

|

1. Perintah mencari harta secara Benar,

dan LARANGAN mendapatkan harta secara Haram.

Ummat Islam diperintahkan agar bisa mencari harta/ kekayaan melalui jalan yang haq dan benar, dan menghindari cara-cara mendapatkan harta dari jalan yang haram.

Perintah mencari kekayaan dengan jalan yang benar terdapat dalam

Al-Quran Surat An-Nisaa ayat 29.

Wahai orang-orang yang beriman, janganlah kamu memakan harta sesama kamu dengan jalan yang bathil, kecuali dengan jalan perniagaan dan suka sama suka diantara kamu

Al-Quran surat Al-Baqarah ayat 188.

Dan janganlah sebahagian kamu memakan harta sebahagian yang lain di antara kamu dengan jalan yang bathil dan (janganlah) kamu membawa (urusan) harta itu kepada hakim, supaya kamu dapat memakan sebahagian daripada harta benda orang lain itu dengan (jalan berbuat) dosa, padahal kamu mengetahui

Al-Quran surat An-Nisaa ayat 10.

Sesungguhnya orang-orang yang memakan harta anak yatim secara zalim, sebenarnya mereka itu menelan api sepenuh perutnya dan mereka akan masuk ke dalam api yang menyala-nyala (neraka)

|

2. Dalil yang melarang perbuatan Riba.

Riba adalah kelebihan pengembalian dari utang pokok (bunga).

Contoh: Misalkan seseorang bernama si-A berutang sebesar Rp 1.000.000 kepada si-B, akan tetapi pada saat pengembalian utang tersebut si-A harus membayar sebesar Rp. 1.200.000.

maka kelebihan pengembalian sebesar Rp. 200.000 itu disebut Riba. Riba sangat DILARANG dalam Islam.

Larangan Riba terdapat dalam Al-Quran surat Al-Baqarah ayat 275.

Orang-orang yang makan (mengambil) riba tidak dapat berdiri melainkan seperti berdirinya orang yang kemasukan setan lantaran (tekanan) penyakit gila.

Keadaan mereka yang demikian itu, adalah disebabkan mereka berkata (berpendapat) , sesungguhnya jual beli itu sama dengan riba, padahal Allah telah menghalalkan jual beli dan mengharamkan riba.

Orang-orang yang telah sampai kepadanya larangan dari Rabbnya, lalu terus berhenti (dari mengambil riba), maka baginya apa yang telah diambilnya dahulu (sebelum datang larangan); dan urusannya (terserah) kepada Allah.

Orang yang mengulangi (mengambil riba), maka orang itu adalah penghuni-penghuni neraka; mereka kekal di dalamnya.

Al-Quran surat Al-Baqarah ayat 279.

Maka jika kamu tidak mengerjakan (meninggalkan sisa riba), maka ketahuilah, bahwa Allah dan Rasul-Nya akan memerangimu. Dan jika kamu bertaubat (dari pengambilan riba), maka bagimu pokok hartamu; kamu tidak menganiaya dan tidak (pula) dianiaya.

|

3. orang Bakhil dan Orang sedekah.

Orang bakhil dan orang yang suka sedekah akan mendapat balasan yang berbeda pula, baiuk di dunia ini maupun di akhirat kelak.

Al-Quran surat Ali-Imran ayat 180.

Sekali-kali janganlah orang-orang yang bakhil dengan harta yang Allah berikan kepada mereka dari karuniaNya menyangka, bahwa kebakhilan itu baik bagi mereka. Sebenarnya kebakhilan itu adalah buruk bagi mereka.

Harta yang mereka bakhilkan itu akan dikalungkan kelak di lehernya di hari kiamat. Dan kepunyaan Allah-lah segala warisan (yang ada) di langit dan di bumi. Dan Allah mengetahui apa yang kamu kerjakan.

Balasan untuk yang suka sedekah

Al-Quran surat Al-Baqarah ayat 245.

Siapakah yang mau memberi pinjaman kepada Allah, pinjaman yang baik (menafkahkan hartanya di jalan Allah), maka Allah akan meperlipat gandakan pembayaran kepadanya dengan lipat ganda yang banyak.

Dan Allah menyempitkan dan melapangkan (rezki) dan kepada-Nya-lah kamu dikembalikan.

Al-Quran surat Al-Baqarah ayat 261.

Perumpamaan (nafkah yang dikeluarkan oleh) orang-orang yang menafkahkan hartanya di jalan Allah adalah serupa dengan sebutir benih yang menumbuhkan tujuh bulir, pada tiap-tiap bulir seratus biji.

Allah melipat gandakan (ganjaran) bagi siapa yang Dia kehendaki. Dan Allah Maha Luas (karunia-Nya) lagi Maha Mengetahui.

Al-Quran surat Al-Baqarah ayat 265.

Dan perumpamaan orang-orang yang membelanjakan hartanya karena mencari keridhaan Allah dan untuk keteguhan jiwa mereka, seperti sebuah kebun yang terletak di dataran tinggi yang disiram oleh hujan lebat, maka kebun itu menghasilkan buahnya dua kali lipat.

Jika hujan lebat tidak menyiraminya, maka hujan gerimis (pun memadai). Dan Allah Maha Melihat apa yang kamu perbuat.

|

4. harta adalah ujian.

Salah satu barometer keimanan manusia adalah pada harta. Allah menguji manusia dengan memberikan sedikit harta dan Allah juga menguji manusia dengan harta yang banyak.

Al-Quran surat Al-Baqarah ayat 155.

Dan sungguh akan Kami berikan cobaan kepadamu, dengan sedikit ketakutan, kelaparan, kekurangan harta, jiwa dan buah-buahan. Dan berikanlah berita gembira kepada orang-orang yang sabar.

Al-Quran surat Ali-Imran ayat 186.

Kamu sungguh-sungguh akan diuji terhadap hartamu dan dirimu. Dan (juga) kamu sungguh-sungguh akan mendengar dari orang-orang yang diberi kitab sebelum kamu dan dari orang-orang yang mempersekutukan Allah, gangguan yang banyak yang menyakitkan hati.

Jika kamu bersabar dan bertakwa, maka sesungguhnya yang demikian itu termasuk urusan yang patut diutamakan.

|

Sebarkanlah sebutir hikmah ini agar kita, keluarga kita, semua sahabat kita & negeri kita tidak meremehkan dosa korupsi lagi

|

Seakan untung malah buntung, seakan kaya malah menderita berkepanjang akhirnya, astagfirullah…ampuni hamba, selamatkan kami semua…aamiin

|

|

Sumber :  http://ipulstory.blogspot.com

Artikel Terkait :

▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬ஜ۩۞۩ஜ▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬
SEMOGA BERMANFA’AT  —  ALHAMDULILLAH
▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬ஜ۩۞۩ஜ▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬

Artikel Lainnya :

Februari 3, 2012 - Posted by | Kata Mutiara, Pendidikan, Pria Remaja, Suami Istri, Usaha Pendapatan, Wanita Remaja | , , , , , , , , , , , , , , , ,

1 Komentar »

  1. Allahuakbar Sesegeralah Kita Banyak Merenung Dan Instrokpeksi Diri Sebagaimana Yang Disampaikan Ketika Ceramah Yusuf Mansur Tentang Buah Manis Pengakuan Harta Haram https://youtu.be/hBKUx_Ot0GE Di Tambah Lagi Dengan Doa Yang Khusu https://youtu.be/B1wEQI9ejsY

    Komentar oleh Ayu Deswita | Juni 8, 2015 | Balas


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: